Komisi II Awasi Masalah Pertanahan Lampung

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung bertukar cenderamata dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Foto: Singgih/nvl

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyampaikan bahwa dari hasil kunjungan Panja Pengukuran Ulang Hak Pengelolaan (HPL), Hak Guna Usaha (HGU) dan HAK Guna Bangunan (HGB) di Kalimantan Timur dan Riau ditemukan informasi-informasi baru, seperti tidak optimalnya penggunaan HGU hingga penyalahgunaan penggunaan HGU. 

“Masih ada masalah-masalah sengketa antara tanah rakyat dengan perusahaan, kemudian HGU yang tumpang tindih dengan kepentingan atau lahan yang lain dan tentu ini yang harus segera kita selesaikan. Kedatangan kami hari ini tentu untuk mendapatkan informasi yang nanti akan kita bahas dan ditindaklanjuti dalam rapat-rapat di DPR,” ungkap Doli saat memimpin pertemuan Panja Komisi II DPR RI dengan Gubernur Lampung beserta jajaran di Bandar Lampung, Lampung, Senin (6/12). 

Lebih lanjut dalam pertemuan di Kantor Gubernur Lampung ini, Doli menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam pengumpulan data dan informasi terkait HGU yang belum dimanfaatkan secara optimal. “Sekarang ini kita masih dalam tahap mengumpulkan data dan informasi nanti sewaktu-waktu setelah datanya lengkap tentunya kita akan mengambil langkah-langkah, salah satunya kita akan menyampaikan kepada pihak yang bertangggung jawab seperti ATR/BPN, KLHK maupun aparat penegak hokum,” ungkapnya. 

“Kita berharap HPL, HGU dan HGB itu bisa optimal mencapai untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara. Misalnya kalau ada kasus-kasus selama ini, ada pihak ketiga yang diberikan HGU namun setelah berpuluh-puluh tahun tidak dimanfaatkan dan itu tidak menghasilkan benefit untuk bangsa dan negara, bahkan menyusahkan rakyat. Itu yang tidak kita inginkan. Dengan adanya panja ini, kita bisa melihat masalah dan kemudian menyelesaikan. Sejengkal lahan pun itu harus memberikan manfaat untuk rakyat bangsa dan negara,” jelas Doli. 

“Hari ini kita berkunjung ke Provinsi Lampung, dan alhamdulillah bisa mencari jalan keluar dari permasalahan seperti daerah yang dikunjungi sebelumnya. Misalnya di Lampung, ada satu perusahaan yang dalam pengoptimalan produksi komiditi yang menjadi andalan di Lampung ini, dengan keterbatasan lahan ternyata ditemukan pola baru yang bisa dikerja samakan dengan petani yaitu menggunakan lahan petani dan perusahaan itu melakukan pembinaan, mulai dari penyediaan bibit dan lain-lain dan ini menambah produktifitas dari komoditi itu,” terang Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut.  skr/sf 

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)