Komisi II: Awasi Keamanan Jaringan Internet dan Server Seleksi CPNS 2021

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa. Foto: Arief/Man

Wakil Ketua komisi II DPR RI Saan Mustopa mengungkapkan, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS tahun 2021 ditemukan kecurangan yang dilakukan oleh oknum dengan menggunakan modus remote access. Modus tersebut memungkinkan seseorang di lokasi berbeda, mengakses komputer yang digunakan peserta tes CPNS saat tes berlangsung. Untuk itu, ketersediaan jaringan internet, dan keamanan server harus betul-betul diawasi oleh seluruh panitia. 

“Ada orang membantu peserta untuk menyelesaikan soal-soal ujian SKD, sehingga pelaku kecurangan dapat mengatur bank soal yang merupakan tempat kumpulan soal-soal agar dapat mengerjakan soal dengan cepat, mudah, dan benar jawabannya,” ujar Saan Mustopa saat memimpin pertemuan Tim Kunspek Komisi II DPR RI dengan Kepala Kanreg III BKN Bandung, BKD Jabar beserta jajarannya, guna membahas evaluasi penyelenggaraan seleksi CPNS tahun 2021, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/11).  

Politisi Partai NasDem ini menilai, pemerintah belum optimal dalam melakukan upaya pencegahan dan antisipasi keamanan data pada sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN. Ini menjadi catatan untuk pemerintah, tim pengamanan teknologi, dan tim quality assurance agar server CAT BKN tidak dapat diretas. 

“Pemerintah harus meningkatkan sistem keamanan server CAT BKN serta berbagai upaya antisipasi agar kecurangan dalam bentuk apapun tidak dapat terjadi. Mengingat tahapan pelaksanaan seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 masih berlanjut dan pengawasan akan dilakukan hingga tahap akhir selesai,” tutur legislator dapil Jabar VII itu.   afr/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)