Komisi I Serap Masukan Lembaga Penyiaran Lokal di Jawa Timur

Komisi I DPR RI saat bertukar cenderamata usai pertemuan di Kantor TVRI Jawa Timur. Foto: Agung/Man

Komisi I DPR RI terus menggali masukan dari lembaga penyiaran lokal dan pihak terkait lainnya dalam rangka memperkuat informasi dan data pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran. Untuk itu, Tim Komisi I DPR RI dipimpin Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendatangi lembaga penyiaran lokal di Jawa Timur.  

“Data, informasi dan masukan kami peroleh dari kunjungan ke Jawa Timur ini untuk menjadi bahan pembahasan RUU penyiaran,” ujar Nurul di Kantor TVRI Jawa Timur, Surabaya, Jumat (12/11). Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan TVRI dan RRI Jawa Timur, Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Jawa Timur serta lembaga penyiaran swasta lokal. 

Menurut Nurul, tantangan multiplatform menjadikan eksistensi RUU Penyiaran menjadi sangat penting untuk dibahas terutama terkait dengan permasalahan lain yang tidak dapat dipungkiri, yaitu keberadaan penyiaran yang dilakukan di berbagai media. “Penyiaran di berbagai media ini yang disebut dengan penyiaran multiplatform atau penyiaran yang berbasis internet saat ini belum diatur dalam peraturan perundang-undangan,” terang Nurul.  

Untuk itulah, kata Nurul, Komisi I DPR RI perlu merancang UU tentang Penyiaran yang dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan keberagaman informasi mengingat RUU Penyiaran dapat mendorong tersedianya berbagai konten berita yang diterima masyarakat. “Sebab kami menginginkan konten penyiaran yang lebih variatif, lebih banyak pemilik stasiun televisi, diversity of content and diversity of ownership,” tukas politisi Partai Golkar itu.  ah/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)