Komisi I Jaring Masukan RUU Penyiaran di Bali

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono. Foto: Anne/Man

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono menyampaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran akan disiapkan untuk mendukung implementasi TV digital. Karenanya, Komisi I DPR RI menjaring masukan dari berbagai stakeholder untuk mendapatkan data dan aspirasi terkait RUU Penyiaran. 

Hal itu disampaikannya dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI dalam rangka penyusunan RUU Tentang Penggantian atas UU tentang Penyiaran dengan tema “Tantangan Penyiaran Multiplatform di Indonesia”, di Bali, Kamis (11/11). Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan LPP TVRI Bali, RRI Denpasar, KPID Bali, dan stakeholder lainnya. 

Anton menyampaikan  RUU tentang Penyiaran diharapkan juga dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan keberagaman informasi. Mengingat RUU tentang Penyiaran dapat mendorong tersedianya berbagai konten berita yang diterima masyarakat. 

 “Pada prinsipnya, DPR RI menginginkan konten penyiaran yang lebih variatif, lebih banyak pemilik stasiun televisi, diversity of content and diversity of ownership. Hal ini bertujuan agar keberagaman kepemilikan dan keberagaman isi bagi pemirsa dapat menjadi referensi tayangan yang lebih kaya dan lebih berkualitas lagi,” harap politisi Partai Demokrat itu.  ann/sf

RUU tentang Penyiaran diharapkan juga dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan keberagaman informasi

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)