Komisi I Dukung Pemenuhan Kebutuhan RS Bhakti Wira Tamtama Semarang

 
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto (kedua dari kiri) saat memimpin Kunspek Komisi I DPR RI ke RS Tingkat III Bhakti Wira Tamtama Semarang, Jawa Tengah. Foto: Nadia/Man

Komisi I DPR RI meminta Rumah Sakit (RS) Bhakti Wira Tamtama Semarang, untuk memberikan daftar kebutuhan yang diperlukan secara spesifik, untuk menunjang pelayanan dan kesejahteraan tenaga kesehatan di lingkungan RS Bhakti Wira Tamtama. Termasuk pembangunan paviliun prajurit dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan prajurit. 

“Ada juga beberapa masukan yang ingin menambahkan paviliun. Itu juga kami masukkan dalam kesimpulan kami,” ucap Ketua Tim Kunspek Panja Kesejahteraan Prajurit TNI Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto di RS Tingkat III Bhakti Wira Tamtama Semarang, Jawa Tengah, Jumat (11/6). 

Anton menambahkan, alokasi anggaran general medical check-up bagi tentara memang perlu ditambah. Mengingat saat ini hanya 7 persen dari keseluruhan tentara di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta yang sudah melakukan general medical check-up. Menurutnya pola makan dan pola hidup yang saat ini dijalani oleh para tentara saat masih menjalani latihan dengan sekarang sudah jelas berbeda. Adanya general medical check-up ini menjadi satu bagian penting untuk mendeteksi jenis-jenis penyakit yang diidap prajurit TNI.

“Kita tidak tahu pola makan mereka pada saat masih jadi prajurit dan mereka ditempatkan di posisi lain, apakah masih sama atau tidak. Di tempat lama dia latihan, mungkin di tempat yang baru mereka sudah tidak Latihan. Jadi dengan general medical check up, bisa ketahuan penyakit apa, jadi tingkat kematiannya bisa kita kurangi atau ditiadakan,” urainya. 

Anton menilai banyak sekali masukan yang didapat oleh Tim Panja Kesejahteraan Prajurit TNI di Semarang. Salah satunya, tidak adanya ruang isolasi tekanan negative yang berada di ICU yang sangat dibutuhkan dalam masa pandemi saat ini. Oleh karenanya, Tim Panja mendukung pemenuhan kelengkapan alat kesehatan untuk kamar operasi dan penunjang medis perawatan Covid-19, antara lain Ruang Isolasi tekanan negatif. 

Diketahui, memang kondisi tingkat hunian saat Kunjungan Tim Kunspek Panja Kesejahteraan TNI Komisi I DPR RI ke RS Bhakti Wira Tamtama sebesar 88 persen yang terdiri dari 84 tempat tidur terisi 74, terdiri dari 4 pasien ICU (kapasitas penuh), 1 bayi perawatan perinatologi Covid-19, dan 69 pasien perawatan isolasi Covid-19. 

Turut hadir dalam Kunspek Panja Kesejahteraan Prajurit TNI ini antara lain Anggota Komisi I DPR RI Sturman Panjaitan dan Dede Indra Permana dari F-PDI Perjuangan, Bobby Adhitya Rizaldi (F-PG), Muhammad Farhan (F-NasDem), Ahmad Syaikhu (F-PKS), dan Alimin Abdullah (F-PAN).  ndy/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)