IAHN Gde Pudja NTB Perlu Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi

Anggota Komisi VIII Rachmat Hidayat. Foto: Bianca/nvl

Anggota Komisi VIII Rachmat Hidayat mengatakan mendorong penguatan dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja. Menurut Rachmat, status perguruan tinggi yang berubah menjadi Institut sejak tahun 2020 tersebut, selama ini masih kurang melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.  

“Jadi saya lihat ini kita buka-bukaan tadi, dia belum melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Harus didorong untuk melaksanakan itu,” ujarnya usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII ke IAHN Gde Pudja di Kota Mataram, NTB, Selasa (23/11). Dalam kunjungan tersebut, Tim Kunker berdialog dengan  para akademisi dan pemangku kepentingan di bidang perguruan tinggi keagamaan, pemberdayaan sosial, dan penanggulangan bencana. 

Politisi PDI-Perjuangan ini juga menilai, bahwa untuk dapat mewujudkan perguruan tinggi yang baik berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka IAHN Gde Pudja perlu memperkuat sisi internalnya. Mulai dari pengelolaan kampus, peningkatan mutu hingga pengelolaan sumber daya manusia di dalamnya.  

“Kampus itu harus kompak, untuk mengelola internalnya harus kompak, kalau tidak kompak bagaimana bisa masuk ke tujuannya, nggak mungkin kan? Maka saya tekankan harus kompak dulu, teamwork-nya. Jadi menempatkan orang pada posisi yang sebenarnya,” imbuhnya.  

Dalam kunjungan tersebut, Komisi VIII juga menyalurkan bantuan Atensi Rehabilitas Sosial kepada anak yatim dan disabilitas. “Bantuan ini untuk dipergunakan sebaik-baiknya untuk pendidikan, tidak untuk dimakan saja, tapi untuk melanjutkan pendidikan mereka,” tutup Rachmat.  bia/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)