Hari Pertama Larangan Mudik Jadi Pertaruhan Wibawa Negara

Ketua DPR RI Dr. (H. C.) Puan Maharani (tengah) mengikuti rapat koordinasi kesiapan Posko Pengendalian Transportasi pada masa Idulfitri 1442 H di Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Foto: Eno/Man

Ketua DPR RI Dr. (H. C.) Puan Maharani menegaskan bahwa seluruh petugas harus tegas namun santun dan humanis saat menegakkan aturan larangan mudik pada Lebaran tahun ini. Puan melanjutkan, hari pertama larangan mudik pada Kamis, (6/5), menjadi pertaruhan kewibawaan negara. 

“Hari pertama penyekatan larangan mudik jadi pertaruhan kewibawaan negara. Karena itu, Kemenhub dan Korlantas Polri harus buktikan di lapangan dengan tegas melarang mudik. Tapi tetap santun, dan humanis,” kata Puan, dalam rapat koordinasi kesiapan Posko Pengendalian Transportasi pada masa Idulfitri 1442 H di Mapolresta Cirebon, Jabar, Rabu (5/5).  

Politisi PDI-Perjuangan tersebut juga meminta petugas di lapangan bekerja tegas tapi humanis saat menghadapi warga yang nekat mudik di masa pelarangan mudik Lebaran tahun ini. Dia berharap Kementerian Perhubungan, TNI dan Polri dapat berkoordinasi dengan baik demi ketertiban, kelancaran, dan keselamatan masyarakat pada masa larangan mudik Lebaran tahun ini. 

Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan Dirjen Perhubungan Darat untuk turun langsung memantau hari pertama pelaksanaan larangan mudik di wilayah Jawa Barat. Selain itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono juga akan bertugas langsung di beberapa titik di Jawa Barat hingga beberapa hari ke depan. 

Seusai Rakor, Puan beserta rombongan mengunjungi Terminal Harjamukti dan Stasiun Cirebon untuk meninjau aktivitas transportasi jelang berlakunya pelarangan mudik. Puan sempat berbincang dengan warga sambil mengingatkan untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.  bia/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)