Gus Falah Dukung PGN Wujudkan Pembangunan Jargas

Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru. Foto: OJI/PDT
Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru. Foto: OJI/PDT

Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru mendukung langkah PT Perusahaan gas Negara Tbk (PGN) yang membangun jaringan gas (jargas) rumah tangga sebanyak 400.000 Sambungan Rumah (SR) pada tahun 2022. Pembangunan jargas tersebut dilakukan dengan skema pendanaan internal.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan yang akrab disapa Gus Falah itu menyatakan, kebutuhan sambungan jargas dari tahun ke tahun pasti semakin meningkat. Hal ini menjadi tugas PGN untuk mendistribusikan gas kepada masyarakat. Karena, menurutnya, kedaulatan energi dengan mengurangi impor dan menggunakan gas produk dalam negeri saat ini lebih diutamakan.

“Saya mengacungi jempol untuk PGN yang terus-menerus berupaya agar ketersediaan gas untuk masyarakat terpenuhi,” ujar Gus Falah dalam keterangannya pers yang diterima Parlementaria, Rabu (9/11). Ia melihat pembangunan jargas di wilayah Cirebon, Jawa Barat, sudah mulai rampung.

Gus Falah berharap sambungan Jargas semakin meningkat, bukan hanya sampai di ujung pulau Jawa, bahkan hingga ke luar Jawa. Dengan demikian, pemerataan atas suplai gas ini bisa terwujud lebih baik. “Masyarakat pun akan lebih senang, dan lebih mengapresiasi atas gebrakan dari PGN. Salut buat PGN,” pungkas Legislator Dapil Jawa Timur X tersebut.

Diketahui, pemerintah menargetkan dapat membangun jargas satu juta SR per tahun dan PGN akan membangun sebanyak 400.000 SR di antaranya dengan skema pendanaan internal. Sedangkan, 600.000 SR lainnya akan dibangun menggunakan skema KPBU, investasi swasta atau BUMD, dan lainnya. PGN Group pun menjalin kerja sama dengan PT Pindad dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) untuk merealisasikan pengembangan teknologi tabung gas bumi dan infrastruktur pendukung jargas 400.000 SR tahun 2022.

Saat ini PGN tengah mengupayakan terobosan penyaluran gas bumi melalui tabung yang lebih movable yakni Gaslink Cylinder untuk penyaluran CNG dan tabung VGL untuk LNG Retail. Variasi ukuran tabung mulai dari 175 L, 110 L, 80 L, 45 L, 30 L, dan 15 L, sehingga akan memudahkan PGN untuk melayani sektor komersial. •sf/bia

SAMBUNGAN JARGAS SEMAKIN MENINGKAT, BUKAN HANYA SAMPAI DI UJUNG PULAU JAWA, BAHKAN HINGGA KE LUAR JAWA. DENGAN DEMIKIAN, PEMERATAAN ATAS SUPLAI GAS INI BISA TERWUJUD LEBIH BAIK.”

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)