DPR Pastikan 115 Negara Hadiri IPU ke-144 di Bali

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani didampingi Anggota DPR RI, Gubernur Bali, dan Kesetjenan DPR RI meninjau venue IPU ke-144 di Nusa Dua Bali. Foto: Jaka/nvl

Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani memastikan sebanyak 115 negara akan menghadiri penyelenggaraan 144th InterParliamentary Union (IPU) Assembly & Related Meetings di Nusa Dua, Bali pada 20-24 Maret 2022 mendatang. Total 1.000 peserta yang akan mengikuti perhelatan forum parlemen dunia tersebut. 

“Sampai saat ini ada 115 negara menyatakan kehadiran fisik. Jadi tidak ada hybrid, tidak ada (menggunakan aplikasi) Zoom. Semua yang hadir itulah perserta dari IPU,” kata Puan saat konferensi pers di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin (14/3). Sebelumnya, Puan memimpin langsung rapat koordinasi persiapan acara IPU ke-144 dengan Pimpinan DPR RI, Pimpinan dan Anggota BKSAP DPR RI, Gubernur Bali, Forkopimda Bali, Setjen DPR RI, dan stakeholder. 

Sebagai tuan rumah, DPR RI mempersiapkan pelaksanaan IPU sebaik mungkin. Puan menyatakan, IPU ke-144 akan menjadi ajang yang dapat meningkatkan eksistensi Indonesia di mata dunia. “Kalau event berjalan dengan baik akan membawa nama Indonesia dan Bali dengan citra positif, ungkap mantan Menko PMK tersebut. 

IPU ke-144 mengambil tema ‘Getting to Zero: Mobilizing Parliament to Act on Climate Change’. Isu perubahan iklim diambil sebagai tema besar yang akan dibahas karena menyangkut kelangsungan hidup dan keselamatan dunia. “Perubahan iklim dan pandemi Covid-19, itu isu utamanya tentu saja agenda turunan dan saya juga membuka ruang diskusi mengikuti dinamika yang akan dibahas sesuai dengan aturan persidangan,” kata Puan. 

“Jadi, jangan kemudian membawa isu-isu yang membuat kita tidak saling menghormati dan saling menghargai sesama anggota IPU,” lanjut Puan. 

IPU yang diagendakan dibuka oleh Presiden Joko Widodo itu pun diyakini akan membangkitkan citra Pulau Bali sekaligus membantu memulihkan perekonomian pariwisata di Pulau Dewata setelah cukup lama terdampak pandemi Covid-19. Forum parlemen dunia tersebut juga dinilai akan memberi kontribusi yang baik bagi Indonesia sebagai presidensi KTT G20. 

“Ini merupakan satu event (intenasional) pertama yang besar yang dilaksanakan di Bali di tahun 2022 sehingga ini menuju pelaksanaan G20 pada November 2022 pertemuan kepala negara,” jelas politisi PDIPerjuangan tersebut. •sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)