DPR Dorong Sosialisasi Masif Program Holding UMi

 
Anggota Komisi VI DPR RI ST. Ananta Wahana. Foto: Tasya/nvl

Anggota Komisi VI DPR RI ST. Ananta Wahana menyoroti masih banyaknya masyarakat Indonesia yang belum bisa mengakses layanan keuangan. Ia meminta agar hal ini dijadikan sebagai peluang oleh BUMN Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri dari PT BRI, PT Pegadaian, dan PT PNM untuk hadir sebagai lembaga keuangan yang dapat memberikan bantuan permodalan terjangkau bagi rakyat. Karenanya ia mendorong optimalisasi peran kantor cabang BRI maupun Pegadaian untuk mensosialiasikan secara masif program, Holding UMi agar masyarakat tahu keberadaan program permodalan dan peminjaman dana dari pemerintah. 

“Kami sebetulnya berharap pada BRI yang cabangnya luar biasa unitnya ada di desa-desa, Pegadaian yang ada di tengah-tengah masyarakat, maupun PNM yang ada di tengah-tengah masyarakat juga, saya pikir ini mesti harus terlibat lebih proaktif mensosialisasikan,” ujar Ananta usai mengahadiri pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI dengan PT BRI, PT Pegadaian, dan PT PNM dalam rangka pengawasan pelaksanaan ultra mikro, di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (3/2). 

Untuk memaksimalkan penyaluran bantuan permodalan, politisi PDI-Perjuangan ini mengatakan, Holding UMi perlu memperhatikan syarat yang harus dipenuhi. Ia mencontohkan syarat yang menjadi perhatian pada program ‘Wirausaha Pemula’ yang menetapkan batasan umur maksimal 45 tahun. Menurutnya, hal ini kurang relevan mengingat masyarakat di atas 45 tahun kehilangan kesempatan untuk mendapatkan bantuan itu. •nap/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)