BURT: Pelayanan dan Sarpas RSUD Kota Bogor Sudah Cukup Representatif

Ketua BURT DPR Agung Budi Santoso saat memimpin Kunker BURT DPR RI guna meninjau pelaksanaan program VVIP Jamkestama di RSUD Kota Bogor. Foto: Jaka/nvl

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Agung Budi Santoso mengatakan, fasilitas pelayanan dan sarana dan prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor sudah cukup representatif untuk melayani kesehatan bagi sejumlah Anggota DPR di dapil tersebut maupun masyarakat umum. Namun, ia mengingatkan, agar program VVIP Jamkestama dari asuransi kesehatan Jasindo terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap RS, sehingga Standar Operasional Prosedur (SOP) di kota besar dan kecil sama. 

“Saya lihat RSUD Kota Bogor ini sudah sangat bagus, sudah representatif. Cuma persoalannya, apakah RS ini sudah betul dan jelas terhadap SOP yang diberikan oleh Jamkestama. Bagaimana nanti pelayanannya terhadap pemegang kartu Jamkestama VVIP ini. Karena ada masukan dan keluhan dari teman-teman Anggota Dewan. Nah, harapan kami itu, sehingga kalau SOP-nya sama, Insya Allah tidak ada lagi komplain dari para Anggota DPR dan keluarganya,” ujar Agung saat memimpin Tim Kunker BURT DPR meninjau pelaksanaan program VVIP Jamkestama di RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (31/1). 

Legislator dapil Jabar I ini juga mendukung upaya yang sedang dilakukan oleh Jasindo terkait program asuransi jaminan pemeliharaan. Dimana, program ini akan memberikan
kesempatan pembiaayaan kesehatan selama 3 bulan setelah purna tugas atau Pergantian Antar Waktu (PAW) sama seperti waktu masih aktif.

Program seperti ini harus di dorong, karena itu baik untuk kawan- kawan anggota yang selesai pada masa periode dan PAW,” imbuh Agung.

Selain itu, politisi partai Demokrat ini juga mengapresiasi terhadap inovasi kinerja RSUD Kota Bogor ini.

Pasalnya, mereka tidak memikirkan biaya untuk penanganan pasien yang kurang mampu, karena mereka tetap layani dengan pelayanan terbaik kepada pasien. Pasalnya untuk biaya pengobatan pasien, RSUD Kota Bogor mencarinya melalui program seperti Corporate Social Responsibility (CSR). 

“Hal seperti ini harus kami apresiasi. Kalau seluruh RS di Indonesia punya pola pikir seperti dr. Ilham Chaidir (Direktur RSUD Kota Bogor) bagus sekali. Artinya persoalan biaya itu menjadi persoalan ke nomor sekian, tidak diawal, tapi yang penting pasien ditangani dan disehatkan dulu, setelah sehat urusan RS mencari biayanya, ini luar biasa. Sangat patut di apresiasi terhadap langkah-langkah yang telah
dilakukan RSUD Kota Bogor. Tentu ini bisa jadi percontohan untuk RSUD di daerah lain,” pungkas Agung. •jk/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)