BPK Perwakilan Provinsi DIY Perlu Kuatkan Sisi Perencanaan Dana Keistimewaan

Anggota Komisi XI DPR RI Zulfikar Arse Sadikin saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke BPK Kantor Perwakilan Provinsi DIY. Foto: UCA/PDT
Anggota Komisi XI DPR RI Zulfikar Arse Sadikin saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke BPK Kantor Perwakilan Provinsi DIY. Foto: UCA/PDT

Anggota Komisi XI DPR RI Zulfikar Arse Sadikin menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI khususnya Kantor Perwakilan Provinsi DIY perlu ikut berperan menguatkan sisi perencanaan penggunaan dana Keistimewaan. Hal itu disampaikannya pada Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) Komisi XI DPR RI ke BPK Kantor Perwakilan Provinsi DIY.

“Saya setuju BPK perlu menguatkan dari sisi perencanaan. Itu penting ya. Untuk apa dulu dana itu? Digunakan oleh siapa? Untuk apa? Dan dampaknya apa? itu yang penting sebelum kita bicara belanja yang makin berkualitas,” kata Zulfikar kepada Parlementaria, Jumat (4/11).

Zulfikar menegaskan bahwa perencanaan yang berkualitas dibutuhkan untuk mendukung belanja negara yang berkualitas. Menurutnya, perencanaan harus dilakukan melalui metode riset dengan melibatkan masyarakat juga pada pengelolaan dan pemanfaatannya.

Pada kesempatan yang sama, Zulfikar juga mengapresiasi kinerja BPK Perwakilan Provinsi DIY. Menurutnya, instansi tersebut sudah mengerahkan segala upaya untuk menjaga penggunaan uang negara. Ditambahkannya, terkait pengawasan Dana Keistimewaan, Zulfikar berharap agar BPK dapat menyisir kembali penggunaannya.

“Apa yang mereka kerjakan sudah sangat bagus. Mereka berupaya betul dengan anggaran yang ada untuk menjaga agar terkait dengan dana atau uang negara itu betul-betul digunakan sebagaimana mestinya ya. Terkait dengan Dana Keistimewaan Jogja, kita ingin ke depan itu agar lebih berdaya guna dan berhasil guna, disisir kembali penggunaannya itu. Jangan sampai kesan ‘habis bagi rata’ itu menguat di masyarakat,” ujarnya.

Anggota Badan Legislasi DPR RI itu menekankan agar Dana Keistimewaan DIY benar-benar dapat digunakan secara merata dan berdampak pada peningkatan aspek kehidupan masyarakat terutama bagi pengembangan seni dan budaya di DIY. “Kita ingin agar Dana Keistimewaan memang diperuntukkan bagi peningkatan aspek kehidupan masyarakat terutama dari sisi seni dan budaya. Jangan sampai nanti yang menerima itu-itu saja, yang penting asal habis terserap begitu,” tukas Zulfikar. •uc/rdn

PERENCANAAN YANG BERKUALITAS DIBUTUHKAN UNTUK MENDUKUNG BELANJA NEGARA YANG BERKUALITAS

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)