Atasi Banjir Rob Harus Libatkan Berbagai Stakeholder

Anggota Komisi V DPR RI Hamid Noor Yasin. Foto: SAM/PDT
Anggota Komisi V DPR RI Hamid Noor Yasin. Foto: SAM/PDT

Tidak ingin menjadi persoalan klasik, Anggota Komisi V DPR RI Hamid Noor Yasin menegaskan penanganan banjir rob di Kota Semarang harus berkolaborasi dengan melibatkan berbagai stakeholder mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga lembaga terkait. Tanpa kolaborasi, baginya, banjir rob di Kota Semarang ini akan semakin menyusahkan hidup masyarakat, terutama di masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir pantai.

“Beberapa kawasan, banjir rob yang ini sudah menjadi persoalan klasik di Semarang sampai Demak sampai wilayah Utara Pantura. Maka ini, saya minta kepada pemerintah, kepada Kementerian terkait untuk betulbetul serius untuk menangani persoalan ini biar masyarakat di sini tidak terus terendam oleh banjir,” ucap Hamid kepada Parlementaria di sela-sela Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (10/10).

Meninjau Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSP) Kelas I Tanjung Emas, politisi Fraksi PKS itu tidak ingin stakeholder patah semangat untuk menangani masalah ini. Walaupun membutuhkan anggaran yang besar, namun dampak penanganan banjir rob yang tepat guna dan tepat sasaran akan sangat meringankan beban masyarakat.

“Memang resikonya tetap membutuhkan anggaran besar. Saya rasa ini menjadi prioritas karena menyangkut hajat hidup masyarakat banyak dan kita sendiri merasakan kalau kebanjiran itu nggak nyaman,” pintanya.

Ia menjelaskan bahwa penyebab dari banjir rob di Kota Semarang adalah akibat penurunan permukaan tanah, sehingga permukaan air laut naik menjadi tidak terkendali. “Oleh karena itu, persoalan-persoalan ini harus segera diurai, harus dicermati secara detail, dirumuskan, direncanakan dan diberikan solusi yang tepat untuk penanganan banjir Rob ini,” tandas Hamid. •ts,rgt/aha

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)