Apresiasi Penghargaan Swasembada Beras, Komisi IV Dorong Pemerintah Indonesia Fokus Bangun Ketahanan Pangan

 
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI G. Budisatrio Djiwandono. Foto: DOK/NVL

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI G. Budisatrio Djiwandono mengapresiasi prestasi Pemerintah Indonesia yang memperoleh penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) terkait swasembada pangan, beberapa waktu yang lalu. Tidak ingin cepat berpuas diri, sebagai negara yang berhasil melakukan swasembada beras, dirinya mendorong Pemerintah Indonesia untuk tetap fokus membangun ketahanan pangan Indonesia demi membangun kekuatan menghadapi krisis pangan global. 

“Akibat gejolak geopolitik dan juga pandemi Covid-19, tentu menimbulkan banyak sekali tantangan, khususnya ketahanan pangan di seluruh wilayah negara Indonesia. Memperoleh prestasi sebagai negara yang berhasil swasembada beras, tentu, kita patut apresiasi. Perlu dicatat, Indonesia masih impor untuk pada beberapa komoditas seperti kedelai, gandum dan lainnya. Ini patut kita soroti dan dicari solusinya,” tutur Budi, sapaan akrabnya kepada Parlementaria usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8). 

Sehingga, Anggota Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (F-Gerindra) DPR RI itu meminta agar seluruh mitra kerja Komisi IV DPR RI, khususnya Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), agar tidak berhenti beradaptasi dan berinovasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Tanpa dua hal tersebut, menurut Budi, akan sulit Indonesia menerapkan diversifikasi pangan yang mendukung ketahanan pangan Indonesia.  

Di sisi lain, ia juga menyoroti dukungan anggaran terhadap dua kementerian tersebut. Berdasarkan informasi yang dirinya telah terima, anggaran Kementan dan KKP tidak mencapai kurang dari 1 persen dari Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2023 yang sebesar Rp3,041 triliun.  

“Jangan lupa, masalah pangan tidak hanya di dunia pertanian saja tetapi juga perikanan. Ini catatan, bahwa kita ini kan menghadapi krisis pangan. Kita harus mempunyai langkah-langkah khususnya postur anggaran yang adaptif terhadap kondisi ini. Semoga kita bisa memperjuangkan anggaran yang lebih berpihak demi mewujudkan ketahanan pangan,” terang legislator daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Timur tersebut. •ts,adi/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)