Anggota DPR Desak Pemerintah Tutup Perjalanan Internasional Selama PPKM

 
Anggota Komisi V DPR RI Irwan. Foto: Arief/nvl

Anggota Komisi V DPR RI Irwan menyebut hal terpenting yang perlu dilakukan pemerintah pusat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat saat-saat ini adalah menutup pintu masuk perjalanan internasional. Pasalnya, sejumlah varian baru virus Corona berasal dari luar negeri seperti India, Inggris, dan Afrika Selatan. 

Menurut Irwan, PPKM darurat tidak akan berjalan maksimal bila yang dibatasi hanya pergerakan warga dalam negeri. Demikian ditekankan Irwan dalam keterangan resmi yang diterima Parlementaria, Senin (5/7). “Hal lain yang terpenting juga adalah menutup pintu masuk perjalanan internasional baik di darat, laut, terlebih lagi udara,” ujar politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut. 

Di sisi lain, Irwan mendukung langkah pemerintah dalam penyekatan sejumlah titik di Jabodetabek. Namun demikian, Irwan mengingatkan penyekatan tersebut perlu disertai sosialisasi masif. “Saya sepakat dengan upaya penyekatan yang dilakukan oleh kepolisian baik jalan-jalan strategis di dalam kota Jakarta maupun di perbatasan masuk dan keluar Jakarta,” tandas Irwan. 

Menutup pernyataannya, Irwan kembali mendesak pemerintah pusat untuk segera menutup pintu masuk perjalanan internasional. “PPKM tidak akan maksimal jika yang dibatasi hanya masyarakat yang sudah berdiam di Jawa dan Bali. Ingat, virus ini bukan virus endemik, tapi virus yang datang dari luar negeri,” pungkas legislator daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Timur itu.  pun/sf

"Saya sepakat dengan upaya penyekatan yang dilakukan oleh kepolisian baik jalan-jalan strategis di dalam kota Jakarta maupun di perbatasan masuk dan keluar Jakarta"

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)