‘Awardee’ LPDP Harus Miliki Moral dan Komitmen Pengabdian yang Kuat

[Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Foto: Devi/nvl]

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menilai para ‘awardee’ Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) harus memiliki komitmen moral dan komitmen pengabdian yang kuat. Sebab, pendidikan yang mereka jalani dibiayai oleh negara. Hal ini menyikapi viralnya cuitan di media sosial yang  menyebut penerima beasiswa LPDP di Inggris yang tidak mau pulang ke Tanah Air, dan lebih memilih untuk bekerja di luar negeri agar terhindar dari pajak.

“Jangan luntur gara-gara, misalnya setelah mereka ke sana, punya opportunity yang lebih. Menurut saya harus tetap diutamakan dulu pengabdiannya terhadap pemerintah atau negara,” tutur Huda dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria, Selasa (2/8/2022). Tak hanya itu, dirinya juga menagih janji dan komitmen para peraih beasiswa LPDP yang tidak mau pulang ke Indonesia.

Pasalnya, calon peserta lain yang gagal mungkin saja memiliki komitmen untuk kembali ke Indonesia dan mengabdi  saat mendapatkan beasiswa itu. “Kita tetap minta menagih janji, menagih komitmen teman-teman mahasiswa yang dapat beasiswa LPDP. Mereka menyisihkan hak anak-anak muda yang lain yang mungkin punya komitmen untuk mengabdi dan siap kembali lagi,” lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Maka dari itu, Huda mengusulkan agar ada semacam terobosan bagi para peraih beasiswa LPDP yang tidak mau pulang ke Indonesia. Sebab, terobosan tersebut dinilai penting untuk dilakukan pemerintah. Terlebih, persoalan LPDP yang ogah pulang sudah berlangsung sejak lama. Dirinya pun mempertanyakan kemungkinan akan adanya perubahan skema sehingga lulusan LPDP dapat tetap bekerja untuk Indonesia meski tinggal di luar negeri.

“Pertanyaannya, mungkin enggak sih secara struktur pemerintah bikin modifikasi terkait dengan kemungkinan mereka betul-betul jadi duta di sana, tapi tetap bekerja di pemerintah Indonesia? Kita tidak tahu skemanya kayak apa,” usul legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VII itu.

Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi solusi bagi para lulusan peraih beasiswa LPDP yang memilih untuk menetap di luar negeri, dengan catatan mereka harus tetap mengabdi kepada Indonesia. “Saya kira perlu juga dipertimbangkan ada semacam itu. Mungkin badannya bisa di KBRI atau apa. Atau semacam divisi khusus yang kira-kira dia bisa menampung teman-teman yang di luar negeri, tapi karyanya tetap jadi bagian dari pengabdian terhadap negara,” pungkas Huda. (hal/sf)

Tim Redaksi

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)