Soroti Kemampuan BMKG Sampaikan Informasi Kebencanaan

Dalam menjalankan fungsi pengawasannya, Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja untuk memastikan kinerja para mitra kerja di sejumlah daerah agar berjalan maksimal dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhamad Arwani Thomafi saat meninjau sarana dan prasarana yang dimiliki Stasiun Klimatologi Kelas I Bogor. Foto: Singgih/Man

Salah satu yang menjadi sorotan Komisi V DPR RI adalah kemampuan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk menyampaikan informasi terkait kebencanaan kepada masyarakat. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhamad Arwani Thomafi berharap BMKG ke depan bisa lebih tepat ketika menyampaikan informasi terkait kebencanaan di masyarakat. 

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau sarana dan prasarana yang dimiliki Stasiun Klimatologi Kelas I Bogor yang merupakan salah satu fasilitas pendukung layanan info BMKG dalam mengantisipasi bencana.

“Kita tahu juga beberapa hari yang lalu, mendengar ada bagaimana BMKG menyampaikan informasi yang kita kita terima dan ternyata salah kirim dan sebagainya. Jangan sampai terjadi lagi karena masyarakat, stakeholder semuanya bukan hanya pemerintah, sangat membutuhkan informasi dari BMKG ini. Terutama terkait dengan cuaca, terkait dengan bagaimana kita antisipasi terhadap potensi kemungkinan adanya bencana dan lain sebagainya,” ucap Arwani baru-baru ini.

Arwani melanjutkan, Komisi V DPR RI sangat fokus untuk memastikan BMKG ini menjadi lebih baik dan lebih siap dan pada akhirnya benar-benar menjalankan fungsinya sesuai harapan masyarakat. 

“Tidak hanya soal cuaca nantinya tetapi juga bagaimana ini mampu menjadi suplai informasi bagi data, suplai data bagi teman-teman di bidang pertanian misalnya dan juga di bidang-bidang yang lain. Intinya kita harapkan BMKG harus lebih baik lagi melalui kunjugan ini, kita akan dukung, rasionalisasi terkait dengan kebutuhan anggaran dari BMKG agar bisa lebih baik lagi,” terangnya.

Modernisasi Peralatan Layanan Bencana

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras saat mengunjungi Stasiun BMKG Kelas I Maritim Serang. Foto: Kiki/Man

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menilai perlu adanya modernisasi peralatan layanan bencana di Stasiun Geofisika (Stageof) Kelas I Tangerang. Ia memastikan akan secara bertahap merealisasikan modernisasi tersebut karena peralatan layanan bencana itu menyangkut keselamatan jiwa manusia.

“Meskipun sedang pandemi, anggaran sedang dialokasikan ke penanganan Covid-19, tetapi ke depan perlu adanya modernisasi peralatan yang terus-menerus untuk Stageof ini, dalam rangka penyelamatan untuk kepentingan masyarakat, dan tentu berkaitan dengan fasilitas yang perlu kita lindungi,” katanya usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Stageof Kelas I Tangerang, Banten.

Syarief melanjutkan, perlu diketahui Negara Indonesia berada pada fase negara yang rawan bencana, sehingga keberadaan BMKG sangat strategis dalam memberikan peringatan dini bencana. 

“Ketika akan terjadi suatu bencana, paling tidak ada deteksi awal berkaitan dengan penyelamatan terutama dengan keselamatan jiwa, kemudian juga harta benda masyarakat yang dimana lokasi tersebut terdampak terhadap bencana,” ungkap politisi Partai NasDem tersebut.

SDM BMKG Harus Berkualitas dan Berdaya Saing

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie saat memimpin Tim Kunspek Komisi V ke Stageof Kelas I Tangerang, Banten. Foto: Chasbi/Man

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Stasiun Kelas I Maritim Serang, Kota Serang, Provinsi Banten, meminta Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Serang mempunyai sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing agar mampu menjawab tantangan di era disrupsi menuju Badan Meteorologi Klimatologi  berkelas dunia.

“SDM yang dimiliki BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Serang diharapkan memiliki kemampuan yang baik dalam membaca, memantau, mengawasi, dan pada akhirnya memberikan penyajian data yang akurat dan real time kepada masyarakat dan stakeholder lainnya,” ungkap Andi.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini juga menyampaikan, terkait dengan rencana kerja pemerintah (RKP) dan pembicaraan pendahuluan RAPBN TA 2022, pemerintah telah menyampaikan dokumen KEM-PPKF tahun 2022. Tema RKP tahun 2022 adalah ‘Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural’ yang memberi penekanan pada pemantapan pemulihan sosial ekonomi sebagai penguatan fondasi untuk pelaksanaan reformasi struktural secara lebih optimal.

Sebagai informasi, Pagu Indikatif BMKG TA 2022 adalah sebesar Rp3,108 triliun, yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan prioritas nasional antara lain memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan; memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar; serta membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim. l skr,cas,qq/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)