Sinergi Lancarkan Arus Mudik dan Balik

Perayaan Idul Fitri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena bisa dirayakan bersama sanak keluarga di kampung halaman

Sinergi Lancarkan Arus Mudik dan Balik
Sinergi Lancarkan Arus Mudik dan Balik

SETELAH dua tahun merebaknya pandemi Covid-19, pemerintah mencabut larangan mudik lebaran pada tahun ini dengan pertimbangan adanya tren penurunan kasus Covid-19.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan, semangat gotong royong menghadapi pandemi Covid-19 merupakan kekuatan nasional yang harus dipertahankan. Ia juga berharap pemulihan sosial dan ekonomi menjadi semakin baik pada tahun 2023.

“Dengan perkembangan situasi pandemi Covid-19 saat ini dan penanganan dampak yang semakin kondusif, pada tahun 2023 diharapkan pemulihan sosial dan ekonomi sudah akan semakin baik, serta ancaman Pandemi Covid-19 telah berkurang, walaupun tetap perlu diantisipasi,” papar Puan.

Dalam pidatonya yang dibacakan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan V, Puan mengapresiasi kerja pemerintah dan seluruh pihak yang telah bekerja memberikan pelayanan mudik selama libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

“DPR RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh pihak, yang telah bekerja dengan dedikasi yang tinggi agar perjalanan mudik merayakan idul fitri pada tahun ini dapat berjalan dengan baik,” kata Puan.

Meski sudah berjalan baik, ada sejumlah catatan terkait belum maksimalnya layanan mudik 2022. Misalnya rekayasa lalu lintas di jalan tol yang dilakukan belum sepenuhnya mencegah penumpukan kendaraan. Namun secara umum mudik lebaran 2022 bisa dinilai kondusif, karena gotong royong dan sinergi semua pemangku kepentingan dalam melancarkan arus mudik dan balik.

“Pencapaian yang kondusif ini, tidak terlepas dari kerja bersama kita, gotong royong, dalam menangani Pandemi Covid-19. Kerja bersama, gotong royong, yang telah kita lakukan memberikan dampak positif yang memperlihatkan kasus Covid-19 yang terus mengalami tren penurunan, vaksinasi yang terus meningkat, dan kegiatan sosial serta ekonomi masyarakat mulai kembali pulih secara bertahap,” ungkap Puan.

Puan menilai, mudik lebaran telah berkontribusi mendorong pemulihan ekonomi. Sebelumnya dia telah meminta pemerintah mempersiapkan sarana dan fasilitas mudik Lebaran agar pemudik merasa nyaman. Menurutnya pemerintah telah memberikan beragam kemudahan dalam persyaratan mudik tahun ini. Kemudahan tersebut dapat menjadi stimulus untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia, melalui sektor pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.

Kemudahan yang dimaksudkan Puan adalah memperbolehkan anak-anak ikut mudik tanpa melakukan tes antigen atau Polymerase Chain Reaction (PCR) test, dengan catatan telah memperoleh vaksin dosis kedua. Sementara bagi orang dewasa yang telah mendapatkan vaksin ketiga atau booster, bebas melakukan perjalanan tanpa perlu tes antigen dan PCR.

“Tapi tentunya, mobilitas tinggi masyarakat harus dibarengi dengan ketatnya protokol kesehatan,” tegas Puan.

Sementara itu di lain pihak, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad telah memberikan dukungan kebijakan pemerintah untuk menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) selama sepekan pasca idul fitri, bagi para pegawai pemerintah maupun swasta. Sebab, kebijakan WFH ini dinilai dapat mengurai kemacetan saat arus balik lebaran 2022. Namun penerapan WFH terhadap pekerja tidak akan mempengaruhi produktivitas.

“Saya rasa WFH atau hadir fisik itu tentunya kualitasnya akan sama. Yang membedakan adalah yang mudik dalam seminggu ke depan, apabila usulan Pak Kapolri disetujui, itu tentunya halal-bihalal dengan teman-teman kantor mundur seminggu, tapi efektivitasnya adalah kemacetan dapat diurai,” kata Dasco.

Di lain kesempatan, Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Muhaimin Iskandar bahkan menyempatkan untuk melakukan pengecekan kesiapan arus mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1443 di pool armada transportasi daerah Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu, 27 April 2022.

Dia pun mengingatkan kepada pemudik agar tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19 selama dalam perjalanan. “Dua hal saja yang penting, jaga prokes dan tetep nikmati perjalanan sambil perjalanan sambil istirahat. Tidak usah tegang-tegang, tapi nikmati dengan santai,” ujar Muhaimin. •eko/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)