Setjen DPR Terus Berkomitmen Perkuat Dukungan kepada DPR RI

Memasuki usia yang ke-76 tahun pada 29 Agustus 2021 lalu, Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai unsur pendukung atau supporting system DPR RI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dalam menjaga tiga fungsi DPR RI yakni anggaran, pengawasan dan legislasi baik dari sisi administrasi maupun dukungan keahlian.

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar. Foto: Runi/nvl

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan bahwa dukungan dari sisi keahlian akan terus diperkuat melalui penyediaan data yang memadai dan akurat. Sebab, menurutnya, keputusan-keputusan yang diambil oleh DPR RI harus berbasis pada data yang lengkap dan akurat.

“Sehingga dalam hal ini Kepala Badan Keahlian dengan jajarannya juga sudah berkomitmen untuk memperkuat hubungan-hubungan keahlian kepada dewan, itu salah satunya. Begitu juga dukungan di administrasi, dukungan persidangan juga semakin hari tentu diperbaiki untuk memperkuat fungsi-fungsi tersebut,” ungkapnya kepada Parlementaria.

Untuk dapat memberikan dukungan-dukungan tersebut dengan maksimal, Indra menyadari bahwa transformasi organisasi di Setjen DPR harus terus berlangsung. Karena ke depannya sebuah organisasi yang modern harus bisa menjawab setiap tantangan dan perubahan.

Indra menilai kunci dari transformasi organisasi ke arah yang lebih baik tersebut terletak pada sumber daya manusia yang ada di dalam Sekretariat Jenderal DPR RI dan transformasi digital yang harus terus digenjot untuk dapat memperkuat cara-cara kerja dewan tentunya dengan basis data yang kuat.

“Kuncinya adalah people, tapi kita juga menyiapkan big data untuk DPR sebagai sebuah software dan hardware yang nantinya ini akan memperkuat cara kerja dewan gitu ya, basis data ini. Jadi saya kira itu yang menjadi kepedulian kami ke depan bagaimana untuk selanjutnya dewan dapat bekerja lebih baik lagi,” tambah Indra.

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar. Foto: Runi/nvl
Saya kira kemudahan akses publik itu menjadi PE-er buat kami ke depannya, agar publik lebih mudah melihat setiap produk-produk politik dewan, baik untuk kepentingan praktis, akademis, bahkan juga kepentingan lain yang berkaitan dengan kedewanan

Selain itu Indra menilai ke depannya kerja-kerja DPR harus dapat disampaikan dengan mekanisme yang lebih sederhana dan lebih cepat. Contohnya dengan mengalihkan bahan-bahan rapat menjadi lebih digital dan paperless sehingga dapat lebih cepat diakses dari mana saja dan kapan saja. Selain itu, konsep parlemen modern juga dinilai perlu diperkuat sebagai salah satu komitmen Setjen DPR dalam memberikan kemudahan akses bagi publik. 

“Saya kira kemudahan akses publik itu menjadi PR buat kami ke depannya, agar publik lebih mudah melihat setiap produk-produk politik dewan, baik untuk kepentingan praktis, akademis, bahkan juga kepentingan lain yang berkaitan dengan kedewanan. Jadi saya kira ini juga menjadi pe-er kami dan kami juga saat ini masih berjalan untuk terus ke arah sana,” ungkapnya.

Selama kurang lebih dua tahun menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra mengatakan telah banyak perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan parlemen. Hal tersebut, sejalan dengan komitmen untuk berbuat sesuatu untuk rakyat yang juga semakin terasa besar.

“Jadi saya sangat merasakan misalnya di berbagai rapat-rapat komisi itu masuk pembahasan RUU inisiatif komitmen terhadap kepentingan bangsa dan negara itu sangat terasa sekali. Jadi memang apa yang telah dicapai DPR saat ini tentu belum memuaskan semua pihak, tapi tentu perbaikan untuk ke arah sana tetap terlihat ada,” imbuhnya.

Lebih lanjut, sebagai supporting system kerja-kerja konstituen, Indra menyadari dinamika yang terjadi di DPR RI sangatlah tinggi. Hal ini dikarenakan DPR RI memiliki 9 fraksi dengan berbagai kepentingan yang berbeda-beda, sehingga diperlukan inovasi yang tiada henti untuk dapat mendukung kerja-kerja dewan sehingga dapat menghasilkan suatu keputusan-keputusan yang maksimal.

Hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Indra dalam mengemban tugasnya sebagai Sekjen DPR untuk dapat mengakomodir 575 Anggota Dewan yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda.”Jadi tentu untuk memahami dewan itu butuh kejelian, kecermatan, kehati-hatian, dan saya kira dinamika itu yang menjadi tantangan saya menjadi Sekjen kedepannya,” ungkap Indra.

Pada HUT DPR yang ke-76 di tahun ini, Indra mengatakan DPR akan terus menunjukkan komitmennya untuk terus bersama rakyat membangun bangsa. Meski pandemi yang belum juga berakhir telah banyak membatasi kegiatan-kegiatan dewan, namun tidak lantas melunturkan komitmen untuk terus bersama rakyat. “Tema (HUT ke-76 DPR RI) ‘DPR Hebat Bersama Rakyat’ untuk menunjukkan komitmen DPR untuk tetap komit, untuk terus bersama rakyat, untuk kembali membangun bangsa,” tutupnya. bia/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)