Setjen DPR Fasilitasi Hunian Bagi Pegawai

Sekjen DPR RI Indra Iskandar didampingi pejabat eselon I Setjen DPR RI menyaksikan penandatanganan MoU oleh Ketua KORPRI Djaka Dwi Winarko dengan Perum Perumnas. Foto: Oji/nvl

Sekjen DPR RI Indra Iskandar didampingi pejabat eselon I Setjen DPR RI menyaksikan penandatanganan MoU oleh Ketua KORPRI Djaka Dwi Winarko dengan Perum Perumnas. Foto: Oji/nvl

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar menyambut baik kerja sama yang dilakukan Setjen DPR RI dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perum Perumnas). Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkecimpung dalam properti ini menawarkan salah satu kawasan hunian yang aksesnya sangat gampang dijangkau oleh pegawai kesetjenan DPR RI, yakni di Samesta Parayasa, Parung Panjang, Bogor.  

“Persiapan ini memang sudah cukup lama ya oleh KORPRI Sekretariat Jenderal DPR, untuk mencari berbagai kemungkinan agar pegawai pegawai yang belum memiliki rumah bisa/dapat menjangkau, untuk bisa memiliki rumah dengan harga yang terjangkau dengan kualitas yang baik,” ujar Indra saat menyaksikan penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Ketua KORPRI Setjen DPR RI dengan Perum Perumnas di Senayan, Jakarta, akhir Mei lalu.

Saat ini masih banyak pegawai, khususnya pegawai baru dan juga pegawai lama yang masih belum memiliki rumah, sehingga kerjasama ini akan mampu memfasilitasi pegawai sebagai upaya mensejahterakan pegawai di lingkungan Setjen DPR RI.

“Saya sudah lihat  mockup perumahan Perumnas di daerah Parung Panjang tersebut, infrastrukturnya sangat baik, fasilitas rumahnya sangat baik. Nah jadi tentu ini adalah harapan kami agar nantinya para pegawai yang ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun yang non-ASN/PPNASN di lingkungan ini bisa memiliki rumah dengan harga yang terjangkau atau dengan skema pembiayaan yang sangat mudah,” lanjut Indra.

Pada kesempatan itu, Ketua KORPRI Setjen DPR RI Djaka Dwi Winarko menjelaskan penandatanganan MoU ini sebagai upaya pemenuhan tugas KORPRI kepada anggotanya. Diantaranya pada aspek kesejahteraan anggota. penyediaan lokasi hunian merupakan salah satu hal yang dibutuhkan oleh anggota KORPRI yang juga pegawai DPR, khususnya bagi pegawai yang belum memiliki hunian tetap.

“Ke depannya saya kira mobilitas kita sangat tergantung dengan transportasi massal, kereta api dan juga lokasinya relatif strategis. Langkah selanjutnya kita akan mencoba melakukan pemasaran kepada teman-teman yang tidak hanya PNS/ASN. Mudah mudahan juga menjangkau PPNASN, termasuk tenaga ahli dan juga staf ahli  sehingga nanti kita dapat membuat klaster DPR,” urai Djaka.

Para pegawai Setjen DPR RI bisa memanfaatkan kesempatan ini bersama-sama sehingga pengawasan dan manfaat dari kerja sama ini dapat dirasakan bersama. 
Sekjen DPR RI Indra Iskandar. Foto: Oji/nvl
Harapan kami agar nantinya para pegawai yang ASN (Aparatur Sipil Negara) maupun yang non-ASN/PPNASN di lingkungan ini bisa memiliki rumah dengan harga yang terjangkau atau dengan skema pembiayaan yang sangat mudah,”

Rencananya DPR RI akan membuka 150 unit pada Perumnas Samesta Parayasa, sehingga nantinya akan membentuk klaster perumahan DPR. ”Kalau jumlah itu ada 150 unit, itu nanti bisa dibuat klaster sendiri jadi kayak klaster DPR. Kebetulan di klaster situ sudah ada nanti di depannya klaster BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” lanjutnya.

Djaka berharap, para pegawai Setjen DPR RI bisa memanfaatkan kesempatan ini bersama-sama sehingga pengawasan dan manfaat dari kerja sama ini dapat dirasakan bersama. 

Diketahui, Perum Perumnas sudah menjalin kerja sama denga beberapa instansi lainnya seperti Kemenkop UKM, Taspen, PLN, PT Astra, Bulog, dan Pegadaian. BUMN ini juga tengah mendiskusikan dengan BP Tapera untuk kepemilikan rumah masyarakat Indonesia untuk segmen menengah bawah.  

Perumahan Samesta Parayasa Bogor yang memiliki lebih dari dari 2900 unit ini terdapat beberapa beberapa kemudahan akses seperti akan dibangun stasiun baru Parayasa yang berdekatan dengan stasiun Parung Panjang serta dengan akses tol.

Adapun tipe rumah yang tersedia di wilayah tersebut, yakni tipe 27, tipe 36 dan tipe 45 dengan harga mulai dari Rp300 juta. Rencananya, kerja sama ini akan melibatkan pihak bank, baik konvensional maupun syariah sehingga memudahkan kreditur berusia muda untuk mendapatkan rumah yang berkualitas.

Sementara itu, fasilitas lain yang disediakan selain keterjangkauan secara akses, baik akan adanya stasiun baru maupun dekat dengan tol, perumahan ini berlokasi di kawasan sunrise yang berada di sebelah barat Serpong dan memiliki konsep TOD (Transit oriented Development). Selain itu, lokasi ini dekat pula dengan beberapa fasilitas umum seperti Waterboom Madagaskar Theme Park , Rumah Sakit Parung Panjang dan Pasar Modern Sentraland. l hal/es


Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)