Pusdiklat dan Biro KSAP DPR RI Raih Penghargaan Dari Kemenpan RB

Dua satuan kerja (satker) di Sekretariat Jenderal DPR RI yaitu Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) dan Biro Kerja Sama Antar-Parlemen (KSAP) DPR RI mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Kemenpan RB). Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilannya meraih predikat wilayah bebas Korupsi (WBK), dalam rangka pembangunan Zona Integritas (ZI) Instansi dan Lembaga Negara di seluruh Indonesia.

Kepala Biro KSAP Endah TD Retnoastuti didampingi Sekjen DPR RI Indra Iskandar, Deputi Bidang persidangan Damayanti serta Irtama Setyanta Nugraha menerima penghargaan ZI menuju WBK/WBBM. Foto : Prima/Nvl

Bukan hal yang mudah bagi kedua satker tersebut untuk bisa mencapai hal tersebut. dari sekitar 4000 unit kerja dari seluruh Indonesia yang mengajukan diri, hanya 763 satuan kerja yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah  Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kepada Parlementaria, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan DPR RI Dewi Barliana mengungkapkan selain proses penilaian yang dilakukan oleh Kementerian PAN-RB selama satu tahun, pencanangan Zona Integritas (ZI) pada unit kerja juga menjadi salah satu Indikator meraih penghargaan ZI.  Pemenuhan enam area perubahan pada unit kerja tersebut yang meliputi manajemen perubahan, penguatan tata laksana, penguatan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Penguatan pengawasan misalnya, Unit yang dimaksud harus ada tindak lanjut dari TLHP (tindak lanjut hasil pemeriksaan), dimana hasil TLHP, Pusdiklat DPR RI ini zero temuan. Artinya semua pemeriksaan terselesaikan dengan baik, tidak ada temuan apapun,” jelas Dewi.

Sementara itu Kepala Biro KSAP Endah TD Retnoastuti usai menerima penganugerahan ZI menuju WBK dan WBBM tahun 2020 yang berlangsung pada 21 Desember 2020 lalu mengatakan, award WBK dan setelah ini dapat ditingkatkan menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sejatinya bukanlah tujuan utamanya. Namun sebagai world class parliamentary staff, pihaknya bertekad untuk selalu meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang professional, imparsial dan terbaik kepada Anggota Dewan dan masyarakat. Serta selalu meningkatkan pelayanan publik secara berkesinambungan, juga melakukan inovasi untuk menjawab tuntutan masyarakat yang sangat dinamis. Dengan kata lain Endah menilai award tersebut sebagai sebuah “bonus”.

“Membangun Zona Integritas adalah komitmen dari seluruh jajaran di Biro KSAP. Mengubah mind-set adalah tantangan utama, mengubah zona nyaman para ASN menjadi zona kompetitif sangat sulit.  Namun ketika para pegawai di Biro KSAP sadar bahwa terjebak pada zona nyaman menghalangi mereka untuk berkembang dan mencapai potensi diri yang optimal, mereka mulai untuk berusaha menguasai informasi dan membangun nilai-nilai baru dalam berkerja,” ungkap Endah.

Baik Pusdiklat maupun BKSAP DPR RI masing-masing mengusung atau mempresentasikan contoh program yang berbeda-beda yang dilakukan melalui enam area perubahan birokrasi reformasi.

Kepala Bidang Pelaksanaan Diklat, Rusmanto menjelaskan pihaknya mengusung pelayanan, penanganan dan pengurusan siswa dan mahasiswa magang, termasuk penelitian di lingkungan DPR RI.  Dimana setiap tahunnya (sebelum Pandemi Covid-19-red) ada lebih dari 700 siswa dan mahasiswa yang magang di berbagai unit kerja di DPR RI. Di masa Pandemi ini hal tersebut memang dibatasi, namun Pusdiklat memiliki tools berupa aplikasi digital yang bisa mencakup seluruh Indonesia bagi siswa dan mahasiswa yang ingin dan telah melakukan magang di DPR RI.

Sedangkan Biro KSAP mengetengahkan berbagai inovasi yang sengaja diciptakan untuk lebih mendukung diplomasi parlemen yang dijalankan DPR RI dengan cepat dan tepat. Seperti BKSAP Hub, Sisluneg, Diparlin dan lain-lain.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Setjen DPR RI Dewi Barliana (tengah). Foto : Runi/Man

BKSAP Hub merupakan aplikasi mobile untuk pelayanan terhadap delegasi DPR RI ke luar negeri yang berisi materi-materi baik materi substansi, maupun teknis, termasuk berita-berita terkait. Sisluneg sendiri merupakan system perjalanan luar negeri, sementara Diparlin merupakan singkatan dari diplomasi parlemen Indonesia yang isinya berupa data base isu-isu internasional.

Tidak hanya itu Biro KSAP juga membuat website sendiri yang dinamai ‘Jelajah Diplomasi Parlemen Indonesia’. Website yang sangat informatif ini bisa diakses dan dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

“Mendengar bahwa berbagai informasi dalam website digunakan oleh para dosen di berbagai perguruan tinggi sebagai bahan ajar otentik, karena merupakan hasil kajian dan posisi Indonesia yang telah diperdebatkan dan menjadi keputusan di tingkat internasional, seperti pelepas dahaga,” pungkas Endah.

Dewi dan Endah meyakini bahwa kinerja dan profesionalitasnya tersebut tidak akan berhenti hanya pada keberhasilannya meraih penghargaan tersebut saja. Namun juga mereka sepakat akan terus mengimplementasikan enam area perubahan reformasi birokrasi tersebut. Sehingga bisa mencegah terjadinya Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), dan memberikan pelayanan prima dan berintegritas. Dengan demikian bukan tidak mungkin ke depan Pusdiklat dan Biro KSAP bisa meraih predikat WBBM dari Kementerian PAN-RB.

Sebagaimana diketahui Predikat WBK dan WBBM diberikan oleh Kementerian PAN-RB kepada unit-unit kerja pelayanan yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen kuat untuk memberantas korupsi serta peningkatan pelayanan melalui reformasi birokrasi. l  ayu/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)