Pantau Langsung Progres Migrasi ASO

Tim Kunjungan Kerja Komisi I DPR RI mengawal pelaksanaan digitalisasi penyiaran, atau dengan kata lain, mengawal secara langsung proses migrasi ASO. Apalagi, Kemenkominfo telah menetapkan penghentian siaran televisi analog atau ASO dengan Metode Multiple ASO yang dirasa cocok dengan kondisi Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari saat berfoto bersama usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Panja Digitalisasi Penyiaran di Makassar. Foto: Devi/nvl
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari saat berfoto bersama usai memimpin Tim Kunjungan Kerja Panja Digitalisasi Penyiaran di Makassar. Foto: Devi/nvl

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mendorong agar Kemkominfo RI dalam pelaksanaan ASO di Sulawesi Selatan maupun di seluruh Indonesia dapat dilakukan dengan baik, berkelanjutan, sesuai perencanaan dan tepat waktu. 

“Tim kunjungan kerja Panja Digitalisasi Penyiaran Komisi I DPR RI mendorong Kemkominfo RI dapat melakukan pelaksanaan ASO dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan secara sinergis dan harmonis. Panja Digitalisasi Penyiaran juga mendorong Kemkominfo RI dalam pelaksanaan komitmen distribusi Set Top Box (STB) diseluruh Indonesia supaya tetap dilakukan sesuai dengan rencana, tepat sasaran dan tepat waktu,” tutur Abdul Kharis di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/9).

 Ia menambahkan, Panja Digitalisasi Penyiaran Komisi I DPR RI mendorong Kemkominfo RI untuk berkonsolidasi dengan para penyelenggaraa multipleksing terutama untuk mengatasi mekanisme pelaksanaan distribusi STB dan isu lainnya dilapangan agar dapat diselesaikan secara tepat, cermat dan transparan.

 “Panja Digitalisasi Penyiaran Komisi I DPR RI mendorong Kemkominfo RI untuk mencari solusi antisipatif terhadap kemungkinan tidak terpenuhinya penyediaan STB sesuai target. Poin-poin ini akan menjadi bahan masukan dan pertimbangan bagi Tim Panja Digitalisasi Penyiaran Komisi I DPR RI dalam rapat dengan mitra kerja terkait,” ungkapnya. 

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Foto: Mentari/nvl
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto. Foto: Mentari/nvl

Monitoring ASO di Sumut

Di Sumatera Utara, Tim Kunjungan Kerja Spesifik Panitia Kerja (Panja) Digitalisasi Penyiaran Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto memonitoring sekaligus memantau perkembangan pelaksanaan penghentian siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO). 

“Kunjungan ini bertujuan untuk dapat berdialog dengan masyarakat dan beberapa pihak, sebagai upaya mendengarkan langsung perkembangan dan kemajuan program yang dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo),” jelas Utut saat Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPR RI dengan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo RI Usman Kansong, lembaga penyiaran publik (LPP) dan pihak terkait lainnya, di Kota Medan, Sumut, Kamis (15/9). 

Utut menambahkan akan mendorong kebersamaan langkah pemangku kepentingan dalam menyukseskan perpindahan atau migrasi siaran televisi analog ke digital. “Kunjungan kerja ini diharapkan akan mendorong kebersamaan langkah pemangku kepentingan menyukseskan perpindahan atau migrasi siaran televisi analog ke digital. Upaya ini adalah dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, khususnya pasal 60A ayat 2, yang berisi mandat pengakhiran siaran TV Analog di 2 November 2022 untuk beralih ke siaran digital”, ungkap politis PDI-Perjuangan itu. 

Untuk diketahui, Kominfo tidak lagi menggunakan istilah tahapan untuk migrasi TV analog ke digital. Tetapi multiple ASO atau dilakukan pada daerah yang telah siap melaksanakannya. Namun begitu, batas akhir pelaksanaannya tetap 2 November 2022. Dalam pertemuan turut hadir LPP swasta maupun publik, jajaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumut, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, termasuk Gabungan Pengusaha Barang Elektronik (GABEL), serta beberapa komunitas dan kelompok masyarakat.

Kehadiran BSSN Penting Sukseskan Pemilu 2024

Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Helmy Faishal Zaini menilai penting keberadaan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam kesuksesan penyelenggaraan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) pada tahun 2024 mendatang, sebagai supporting utama dalam konteks penguatan dan keamanan data-data saat pemilihan tersebut berlangsung. 

“Kita pernah mendengar ada serangan  siber terhadap Pemilihan Presiden di Amerika Serikat yang dilakukan Rusia, bahkan negara-negara lain pun pernah memiliki pengalaman terhadap serangan melalui hacker ataupun dengan cara mempengaruhi opini publik melalui berbagai macam laman sosial media, saat berjalanya penyelenggaraan Pilpres,” kata usai mengikuti Helmy usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik dengan jajaran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (2/9). 

“Untuk itu, kehadiran BSSN dinilai sangat penting sekali, guna menunjang sistem kerja yang lebih baik lagi, serta dapat meminimalisir serangan-serangan yang akan terjadi saat penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2024. Komisi I DPR RI akan memberikan support sekaligus memberikan masukan-masukan demi kelancaran dan berlangsungnya penyelenggaraan tersebut,” sambung politisi PKB tersebut. 

Di sisi lain, ia mendorong BSSN bisa meningkatkan keamanan perlindungan data serta harus memiliki inovasi baru. Jika saat ini pengelolanya banyak yang baby boomers, yang usianya sudah tidak mengikuti perkembangan media sosial, atau bisa dikatakan gagap teknologi tidak bisa mengikuti passion. BSSN perlu merekrut anak-anak milenial yang memiliki passion dalam perkembangan sosial media, sehingga apa yang diharapkan bisa terwujud. 

“Tadi saya sampaikan bahwa keberhasilan BSSN, bukan pada luas kantornya, atau tinggi gedungnya, akan tetapi pada kecanggihan tekhnologi untuk memperotek, dalam segi keamanan data. Baik yang bersifat rahasia negara maupun kemanan bersifat pribadi,” pungkas legislator daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Barat II tersebut. dep,mri,rni/es

Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Helmy Faishal Zaini. Foto: Runi/nvl
Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Helmy Faishal Zaini. Foto: Runi/nvl

Bagian Penerbitan

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)