Nyaris Sakit saat 12 Jam Pimpin Rapat Bahas Penanganan Covid-19

DPR RI tak kenal lelah melakukan rapat kerja bersama pemerintah ketika membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk penanganan Covid-19. Layaknya manusia biasa, Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto mengaku pernah kewalahan bahkan nyaris sakit usai memimpin jalannya rapat pada masa awal pandemi.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Agung Widyantoro menemui Khristanto, pensiunan guru SD di Kota Brebes yang selama ini dikenal aktif dalam pengembangan metode pemberian bimbingan belajar membaca untuk anak. Foto: Ist/nvl

Dito mengatakan, Komisi XI DPR RI bersama pemerintah sejak terjadi pandemi Covid-19 terus melakukan rapat secara berkelanjutan. Rapat dilakukan untuk refocusing anggaran Kementerian atau Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk percepatan penanganan Covid-19. Rapat juga dilakukan untuk memutuskan anggaran penanganan Covid-19.

“Sampai sedemikian seriusnya karena pandemi Covid-19 baru pertama kali terjadi, saya usai rapat dan kemudian berdiri tiba-tiba badan saya goyang. Kenapa? Begitu saya sadari, ternyata saya memimpin ternyata rapat lebih dari 12 jam,” ujarnya dalam dalam salah agenda yang disiarkan lewat di Channel YouTube Kementerian Keuangan (Kemenkeu RI) baru-baru ini.

Dito menceritakan, saat itu rapat dimulai pada pukul 10.00 WIB. Rapat dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beserta jajarannya secara virtual. Sampai hingga demikian fokus dan harus segera diputuskan maka pelaksanaan rapat sampai dengan pukul 22.00 WIB.

“Dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam baru selesai. Kenapa? 10 jam rupanya nonstop rapat karena Komisi XI DPR RI bersama pemerintah pada waktu itu kita melakukan refocusing serta beberapa hal yang sudah kita sepakati bersama dengan pemerintah karena harus segera diputuskan,” jelas Politisi Fraksi Partai Golongan Karya (F-Golkar) itu.

Tak Pernah Dibayangkan

Dito mengungkapkan, sejak tahun 2019 ketika Komisi XI DPR RI melakukan pembahasan APBN tidak ada bayangan sama sekali dalam benak bahwa pandemi Covid-19 akan terjadi pada tahun 2020. Dito memahami betul, pandemi Covid-19 memang sesuatu yang belum pernah terjadi dan bahkan sempat gamang dalam mengatasinya.

“Maka, dimulailah rapat-rapat Komisi XI DPR RI dengan pemerintah. Pada waktu itu, saya masih ingat sekali pada awal situasi pandemi diterapkannya PSBB mulai kita WFH selama dua minggu. Tapi, karena kawan-kawan di Komisi XI baik pimpinan dan segenap anggota bersatu. Komisi XI menyadari bersama pandemi ini hanya kita selesaikan kalau diterapkan secara gotong royong dan bersama-sama,” tandas Dito. (pun/es)  pun/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)