Minyak Goreng yang Digoreng

Akhir tahun 2021 lalu, masyarakat mendapat kado pahit terkait kenaikan harga minyak goreng. Menurut Pemerintah, hal tersebut terjadi karena peningkatan harga CPO (crude palm oil) di pasar internasional. Berdasarkan hasil pantauan redaksi Parlementaria di Pasar Tradisional Sipon Tangerang, harga minyak goreng curah kini berkisar Rp 37.000-38.000 per dua liter. Artinya masih sekitar Rp 19 ribuan per liter.

Namun beberapa pedagang kecil di pasar, ada juga yang menjual dikisaran Rp.20 ribu per liter. Pada kondisi seperti ini, banyak kelompok-kelompok masyarakat yang tergerak hatinya, dengan membuat event bazar minyak goreng murah, seperti yang dilakukan di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Akhirnya, pada 19 Januari 2022 Pemerintah resmi mengimplementasikan kebijakan minyak goreng satu harga Rp14.000 per liter di toko-toko ritel modern, dengan pembatasan pembelian.

Akibat kebijakan ini, terlihat di sejumlah jaringan Indomart minyak goreng subsidi pemerintah ini dengan cepatnya habis. Kondisi ini berbeda dengan supermarket, terlihat ketersediaan stock minyak bantuan pemerintah lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, untuk pembelian minyak goreng ini dibatasi perkonsumen maksimal 2 liter/hari atau 1 pcs untuk kemasan 5 liter per konsumen/hari. •foto/teks : jak

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)