Ledia Hanifa Amaliah: Cegah Dampak Covid-19 di Kota Bandung

Pandemi Covid-19 masih menjadi perhatian dunia, tak terkecuali bagi Anggota DPR RI Ledia Hanifa Amaliah. Lewat berbagai kegiatan selama kunjungan di Jawa Barat terutama di Kota Bandung, dirinya berupaya meringankan beban masyarakat setempat.

Anggota DPR RI Ledia Hanifa Amaliah eyalurkan paket bahan pangan kepada masyarakat di Kota Bandung. Foto: Ist/nvl

Selain itu, ia tidak ingin pandemi menghentikan silahturahim kepada warga sekitar. “Masyarakat Indonesia, khususnya warga di Kota Bandung, banyak yang terdampak langsung dengan pandemi Covid-19 ini. Kepedulian kami kepada mereka hanyalah bagian kecil dari upaya untuk saling berpadu meringankan beban masyarakat,” terang Politisi PKS itu.

Salah satu bentuk upaya yang dilakukannya adalah membagikan paket bahan pangan kepada masyarakat di beberapa kecamatan di Kota Bandung. Pembagian paket dilaksanakan di tujuh kecamatan di antaranya Kecamatan Andir, Cidadap, Batununggal, Cibiru, Ujung Berung, Bandung Kidul dan Bojongloa Kaler.

Ada lebih dari 1000 keluarga menengah dan menengah ke bawah yang menerima paket bahan pangan. Ledia menyebutkan paket ini dibagikan kepada kedua kelompok tersebut sebagai upaya pengurangan dampak kemiskinan akibat pandemi Covid-19. Dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat terdorong untuk gotong royong dan membangun kepedulian antar sesama. 

“Yang dikhawatirkan, jumlah masyarakat yang terdampak semakin bertambah karena warga yang selama ini tidak masuk dalam data penduduk miskin pun kini mulai mengalami kesulitan. Utamanya mereka yang selama ini tergolong masyarakat berpendapatan harian, pelaku usaha mikro dan kecil, para buruh, pekerja kontrak juga pekerja mandiri lainnya.” ujarnya.

Tidak hanya membagikan paket, Wakil Rakyat dapil Jawa Barat I itu juga memantau penerapan protokol kesehatan sekaligus sidak di dua pasar Kota Bandung, Pasar Cibogo di Kecamatan Sukajadi dan Pasar Induk Caringin di Babakan Ciparay. Pemantauan dan sidak ini dilakukan sebagai upaya penerapan fungsi pengawasan.

Ledia menyapa para pedagang sayur dan memastikan bahwa mereka memahami pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk demi kebaikan bersama. “Mayoritas pedagang sudah memahami dan menjalani protokol kesehatan sesuai standar seperti memakai masker. Sebagian juga menambah dengan memakai face shield dan menyediakan hand sanitizer,” ungkapnya.

Dirinya juga berdialog dengan Ketua RW setempat yang sekaligus sebagai pembina KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Tikujang (Ti urang, Ku urang, Jang kabehan) dan pemilik Pasar Induk Caringin, Ketua Koperasi Pasar Induk Caringin, serta jajaran pengurus. Saat dialog berlangsung, Ledia menyerap berbagai jenis aspirasi, mulai dari perkembangan pasar, situasi perdagangan, dan penerapan kebiasaan baru selama masa Covid-19. l ts/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)