Komisi X Dukung Pengembangan Sektor Wisata

Indonesia kaya akan destinasi wisata juga budaya. Komisi X DPR RI menginginkan agar sektor pariwisata di Indonesia mampu menggaet wisatawan baik itu domestik maupun wisatawan internasional sehingga dapat juga menunjang kesejahteraan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti saat memimpin Tim Kunspek Komisi X ke Dieng. Foto: Mentari/nvl

Di destinasi wisata Dieng, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti berharap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menggaungkan kembali Dieng menjadi salah satu destinasi wisata internasional yang wajib dikunjungi.

Ia berharap pembangunan destinasi wisata Dieng ditunjang dengan pelebaran akses jalan yang memadai yang menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Orang kalau mau datang ke sini pertanyaannya pertama jalannya sudah lebar belum. Usut punya usut, ini jalan punya provinsi jadi kabupaten maupun pemerintah pusat tidak bisa bangun. Mudah-mudahan temen-temen Pemprov yang tadi kita undang dapat menyampaikan agar segera dimulai sedikit demi sedikit, setahun demi tahun dilebarkan aksesnya. Jadi wisatawannya akan lebih banyak yang datang,” terang Wakil Ketua Komisi X DPR RI tersebut.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga menambahkan Kawasan Wisata Dieng saat ini sudah semakin baik dari sisi penampilan, pelayanan, kebersihan, maupun kerapihan. Para wisatawan pun dapat menikmati wisata paralayang, pendakian gunung, serta terdapat home stay yang menjadi penunjang ekonomi warga sekitar Dieng.

 Karena itu, ia meminta keberpihakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menunjang objek wisata prioritas internasional ini agar berkembang lebih baik. Hal itu karena, menurutnya, upaya pemerintah kabupaten sudah maksimal. “Kalau tidak ada sentuhan dari provinsi dan pemerintah pusat, Dieng tidak akan berkembang seperti yang diharapkan menjadi menyangga destinasi superprioritas,” tutupnya. 

Tanjung Lesung Perlu Perhatian

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI berfoto bersama usai ke destinasi wisata Tanjung Lesung. Foto: Ridwan/nvl

Di Pandeglang, Komisi X DPR RI mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat. Pasalnya, objek wisata di Kabupaten Pandeglang tersebut, tidak lagi menjadi sepuluh destinasi wisata prioritas atau kerap disebut ‘Bali Baru’.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian berharap pendekatan prioritas strategi pembangunan wisata tidak dalam jumlah yang terbatas. Melainkan, beri perhatian kepada semua destinasi prioritas per wilayah. 

“Berikan kesempatan Berikan kesempatan kepada daerah untuk mempersiapkan destinasi unggulannya. Sehingga, bisa jadi ada 100 destinasi yang baru dan mendapat perhatian, sampai ke level desa wisata. Jadi mungkin ada sedikit perbedaan strategi, termasuk untuk Tanjung Lesung, untuk Provinsi Banten ini jelas prioritas,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.

Diketahui, destinasi wisata Tanjung Lesung ini dekat dengan atraksi wisata Banten lainnya, seperti Kawasan Tua Banten, Budaya Badui, dan Taman Nasional Ujung Kulon. Meskipun demikian, destinasi ini pernah mendapat musibah berupa tsunami pada tahun 2019. 

“Jadi, dalam catatan dalam kunjungan ini adalah pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu berkolaborasi lebih sinergis. Tidak hanya oleh Kemenparekraf saja, tapi juga Kementerian PUPR, Kemenhub, bahkan juga BNPB. Karena di sini salah satu daerah yang  potensi tsunami, maka harus ada satu sentuhan rasa aman bagi pengunjung, salah satunya ada tempat dan jalur evakuasi,” tambah Hetifah. 

Dorong Pengembangan SDM Desa Wisata Banyuwangi

Anggota Komisi X DPR RI
Nur Purnamasidi. Foto: Eno/nvl

Anggota Komisi X DPR RI Nur Purnamasidi mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Desa Wisata Banyuwangi, Jawa Timur. Pengembangan SDM tersebut meliputi pelaku wisata maupun warga desa. Tidak hanya itu, perlu juga membangun sistem digital untuk UMKM yang ada di desa tersebut.

Ia melanjutkan, kehadiran Komisi X DPR RI ke Banyuwangi ini untuk menggali pengembangan desa wisata di Indonesia. Selama di Banyuwangi, Tim Kunspek Komisi X mengunjungi Desa Kamiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, sekaligus menggelar dialog dengan para pelaku wisata.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menambahkan, Desa Kamiren di Banyuwangi merupakan desa wisata yang dihuni oleh suku asli Banyuwangi secara mayoritas, yaitu Suku Osing. Desan Kamiren masih menjaga otensitas lokalnya, mulai dari bangunan rumah tradisional hingga tradisi budaya yang tetap terjaga.

“Masukan-masukan dari pelaku wisata ini nantinya akan menjadi bekal kami saat rapat kerja dengan Kemenparekraf. Program apa yang efektif dan terukur untuk pengembangan desa wisata nantinya. Masukan ini nantinya bisa menjadi benchmark bagi pengembangan desa wisata di tingkat nasional,” imbuhnya. l eno,rdn,mri

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)