Apresiasi Pengamanan Mudik Lebaran

Komisi III DPR RI menilai, besarnya arus mudik serta arus balik di pada hari raya Idul Fitri 2022, merupakan salah satu persoalan harus mendapat perhatian. Komisi III memandang pentingnya mengevaluasi kinerja para mitra kerjanya dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik dan arus balik lebaran 2022.


Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir saat pertemuan dengan Kapolda Kepri dan Kanwil Kemenkumham Kepri. Foto: BIANCA/PDT

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengapresiasi kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau dan jajaran serta Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau dan jajaran selama arus mudik pada Idul Fitri 1443 H/2022 M yang lalu. Adies kedua mitra kerjanya tersebut telah bekerja dengan baik dalam mengamankan berbagai hal selama libur Lebaran.

“Jadi hasil rapat, bahwa pasca Lebaran, kriminalitas di Batam turun banyak sekali dari tahun lalu pasca Lebaran itu sekitar 1500-an. Jadi banyak sekali penurunan demikian juga kejahatan-kejahatan lainnya banyak menurun,” kata Adies usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI dengan Kapolda Kepri dan Kakanwil Kepri beserta jajaran di Batam, Kepulauan Riau, pertengahan Juni lalu.

Selain tingkat kriminalitas, Adies Kadir menyebut distribusi sembilan bahan pokok (sembako) di Kepri juga tidak mengalami permasalahan. Selain itu, permasalahan kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng di Kepri juga dapat diatasi dengan baik.

“Distribusi sembilan bahan pokok tidak ada masalah, minyak goreng juga begitu, hanya ada sedikit kemarin kelangkaan di (Kepulaun) Natuna sama Anambas, tetapi dapat diatasi dan tidak ada gejolak yang berlebihan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Polda dan Kanwil Kemkumham Kepri diharapkan dapat terus meningkatkan kerjakerja baik yang selama ini telah dijalankan. “Jadi saya rasa yang sudah baik ini ditingkatkan, terkait dengan fasilitas memang lebih diperlukan kapal-kapal cepat untuk mengantisipasi kejahatan-kejahatan di laut dan InsyaAllah itu Pak Kapolri sudah menjanjikan untuk disiapkan kapal-kapal cepat tersebut, kita juga sudah ngomong dengan Asrena Mabes Polri, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa diberikan kapal cepat,» jelas legislator dapil Jawa Timur I tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh saat pertemuan dengan Kapolda Sulsel di Mapolda Sulawesi Selatan. Foto: TIARA/PDT

Evaluasi Pengamanan Mudik di Sulsel

Di Mapolda Sulsel, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh ingin mendapatkan penjelasan  terkait evaluasi pengamanan mudik/arus balik, pemeliharaan keamanan, dan strategi pengamanan kebutuhan pokok masyarakat pada hari raya Idul Fitri Tahun 2022.  

“Kunjungan Komisi III DPR RI ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan data seluasluasnya berdasarkan fungsi dan kewenangannya, agar dapat menjadi bahan Komisi III DPR RI dalam melakukan analisa secara transparan dan obyektif dalam rangka memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengambilan keputusan,” ungkap Pangeran kepada Parlementaria di Sulsel. 

Melalui fungsi pengawasannya, Komisi III mengevaluasi program pengamanan lebaran atau hari raya Idul Fitri dari perspektif penegakan hukum yang berpengaruh terhadap keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Maka diperlukan persiapan dan rencana strategis sekaligus pola sinergisitas antar aparat penegak hukum dan instititusi terkait. Perhatian secara khusus terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Kepolisian baik di tingkat Mabes Polri maupun di level wilayah dalam melakukan pencegahan, monitoring dan evaluasi,” imbuh politisi Fraksi PAN itu.

Anggota Komisi III DPR RI Supriansa saat pertemuan dengan Kapolda Kepri dan Kanwil Kemenkumham Kepri. Foto: BIANCA/PDT

Dukung Pengadaan Kapal Cepat di Perbatasan

Dalam kunjungan kerja spesifik ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Komisi III DPR RI mendapati berbagai hal yang masih menjadi kendala dalam penegakan hukum, utamanya karena Kepri berbatasan langsung dengan beberapa negara. Sehingga merupakan wilayah perbatasan yang memerlukan pengamanan yang lebih dari wilayah lain.

Merespon hal tersebut, Anggota Komisi III DPR RI Supriansa mengatakan, Komisi III akan memberikan dukungan dengan mengusulkan pengadaan kapal tipe B yang dibutuhkan untuk pengamanan di wilayah perairan Indonesia, khususnya wilayah perbatasan dengan negara tetangga. Supriansa menambahkan, Komisi III DPR RI sendiri telah mengusulkan pengadaan kapal tersebut dalam rapat kerja bersama Kapolri Jenderal (Polisi) Listyo Sigit Prabowo.

“Waktu rapat kerja dengan Kapolri, supaya Kapolri memperhatikan daerah-daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara lain apalagi yang rawan dan rentan menjadi perlintasan dugaan peredaran gelap narkoba. Indonesia berbatasan langsung dengan Singapura dengan Malaysia dan negara lain, olehnya itu kedua daerah atau kedua negara ini yang menjadi titik perhatian khusus kita di Komisi III bahwa kepolisian di Kepri ini berikan apa yang menjadi kebutuhannya menghadapi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, seperti penyelundupan lewat laut, ya berikan kapal yang super cepat,” jelas Supriansa kepada Parlementaria

Selain dukungan tersebut, Supriansa menekankan kepada jajaran Polda Kepri untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan nelayan-nelayan sekitar. “Karena ada ratusan pelabuhan di sini yang beroperasi, ada pelabuhan  besar ada pelabuhan kecil ini yang menjadi perhatian kita. Olehnya itu kita support lagi aparat keamanan kita untuk bagaimana memanfaatkan, melakukan komunikasi dengan nelayannelayan yang ada di sekitar antara Singapura, antara Malaysia dengan Indonesia,” imbuh politisi Partai Golkar tersebut. bia,tra/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)