#Kesejahteraan Rakyat

Kasus Sifilis Meningkat, Irma Suryani Ingatkan Masyarakat Rutin Periksa Kesehatan

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago saat diwawancarai usai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2023). Foto: Runi/nr.
Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago saat diwawancarai usai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2023). Foto: Runi/nr.

Kementerian Kesehatan baru-baru ini mengungkap adanya peningkatan kasus Infeksi Menular Seksual (IMS) Sifilis di Indonesia. Sifilis atau raja singa merupakan penyakit menular yang disebabkan melalui aktivitas seksual. Data Kemenkes menunjukkan kasus sifilis naik pesat selama lima tahun terakhir. Penularan sifilis tersebut melonjak 70 persen.

Menanggapi meningkatnya kasus sifilis di Indonesia, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mengingatkan masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat. Pola hidup sehat yang dimaksud tidak hanya mengonsumsi makanan yang bergizi, tetapi juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Ke dokter itu (melakukan pemeriksaan kesehatan rutin) lebih penting ya daripada sekadar misalnya makan makanan bergizi kemudian menjaga lingkungan dan lain sebagainya,” ujarnya kepada Parlementaria, usai Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2023).

Selain itu, Irma juga mengingatkan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, dan orang tua agar bisa berhati-hati dalam menjaga anak. Sebab, penyakit sifilis merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi anak-anak. Oleh sebab itu, penyadaran baik promotif maupun preventif dinilai penting di samping juga kuratif.

“Untuk itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga anak-anak kita dan kemudian yang paling penting lagi adalah membuat mereka paham bahwa agama itu menjadi penting. Kemudian kebersihan diri juga menjadi penting, memeriksakan diri ke dokter juga menjadi penting,” jelasnya.

Terakhir, Politisi Fraksi NasDem ini juga meminta agar Kemenkes dapat melakukan sosialisasi yang lebih masif terkait dengan penyebaran penyakit tersebut. “Bukan hanya oleh Pemerintah Pusat tapi Pemda juga harus menyosialisasikan terkait penyakit menular ini kepada seluruh masyarakat. Karena penyakit tidak menular pun sekarang juga banyak gitu ya yang tidak dipahami oleh masyarakat,” tutupnya. •bia/rdn

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *